Tragis! Pelajar SMP Bonceng Tiga Diserempet Bus di Sidrap, Satu Nyawa Melayang
Sidrap, Sulawesi Selatan – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalan raya, kali ini melibatkan pelajar SMP yang berboncengan tiga. Insiden tragis ini terjadi di jalan poros Tanru Tedong, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, pada hari Rabu, 27 Desember 2023 malam. Akibat kecelakaan ini, satu orang pelajar tewas di tempat kejadian, sementara dua lainnya mengalami luka-luka.
Menurut keterangan dari Kasat Lantas Polres Sidrap, AKP Hariyanto, kecelakaan bermula ketika ketiga pelajar SMP tersebut berboncengan menggunakan sepeda motor. Mereka melaju dari arah yang sama dengan sebuah bus. Diduga, sepeda motor yang dikendarai oleh para pelajar tersebut terlalu dekat dengan bus, sehingga terjadi serempetan yang berakibat fatal.
“Benar, kejadian ini melibatkan pelajar SMP yang berboncengan tiga. Satu orang meninggal dunia di lokasi, sementara dua lainnya mengalami luka-luka,” ungkap AKP Hariyanto.
Kronologi Kejadian dan Korban
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian dan saksi mata, ketiga pelajar SMP tersebut melaju dengan kecepatan tinggi. Saat berusaha mendahului bus, sepeda motor mereka terserempet, menyebabkan mereka terjatuh. Salah satu pelajar tewas di tempat kejadian akibat luka parah yang dideritanya. Dua pelajar tewas lainnya segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini. Kami juga mengimbau kepada masyarakat, terutama orang tua, untuk lebih memperhatikan keselamatan anak-anak mereka saat berkendara,” tambah AKP Hariyanto.
Respons dan Imbauan Pihak Berwajib
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti berupa sepeda motor dan bus yang terlibat dalam kecelakaan. Sopir bus juga telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, terutama bagi para pelajar yang seringkali mengabaikan aturan keselamatan. Pihak kepolisian mengimbau kepada orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak mereka dan memastikan bahwa mereka memiliki izin mengemudi (SIM) jika ingin mengendarai kendaraan bermotor.
“Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Kami berharap kejadian serupa tidak terulang lagi. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” tegas AKP Hariyanto.
Kejadian pelajar tewas ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.
