Inovasi Lingkungan Sekolah: Smanda Malang Buat Ratusan Lubang Biopori
Inovasi Lingkungan Sekolah terus digalakkan oleh berbagai lembaga pendidikan sebagai langkah nyata dalam menghadapi ancaman banjir dan krisis air bersih. Smanda Malang secara masif merealisasikan program ramah lingkungan dengan membuat ratusan lubang resapan biopori di seluruh area halaman sekolah. Langkah proaktif ini bertujuan untuk meningkatkan daya resap air hujan ke dalam tanah sekaligus memanfaatkan sampah organik sekolah menjadi kompos alami yang sangat berguna bagi kesuburan tanaman.
Para siswa dan guru bekerja sama secara gotong royong membor tanah di titik-titik strategis yang sering mengalami genangan air saat hujan deras turun. Lubang-lubang biopori yang telah digali kemudian dimasuki pipa paralon berpori dan diisi penuh dengan sampah daun-daun kering lingkungan sekolah. Inovasi Lingkungan Sekolah ini dirancang secara sederhana namun memiliki manfaat ekologis yang sangat besar dalam menjaga keseimbangan kadar air tanah di lingkungan sekitar pemukiman warga.
Selain berfungsi mencegah genangan air, lubang biopori ini juga mempercepat proses pembentukan kompos akibat aktivitas mikroorganisme dan cacing tanah. Sampah organik yang membusuk di dalam biopori dalam beberapa minggu akan berubah menjadi pupuk kaya nutrisi yang siap digunakan untuk menyuburkan taman sekolah. Edukasi praktis ini memberikan pemahaman berharga bagi para siswa mengenai pentingnya menjaga siklus ekologi tanah secara mandiri dan berkelanjutan.
Kegiatan ramah lingkungan ini mendapat dukungan penuh dari pihak dinas lingkungan hidup setempat yang memberikan bantuan alat bor tanah dan pendampingan teknis. Para petugas memberikan apresiasi atas inisiatif mandiri warga sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang hijau, asri, dan bebas genangan air. Sinergi antara lembaga pendidikan dan dinas pemerintah ini menjadi contoh nyata kolaborasi efektif dalam upaya melestarikan lingkungan hidup di perkotaan.
Dengan terbuatnya ratusan lubang resapan ini, lingkungan sekolah kini menjadi jauh lebih asri, bersih, dan aman dari bahaya genangan air hujan. Penerapan Inovasi Lingkungan Sekolah ini terbukti ampuh membentuk pola pikir ramah lingkungan pada diri para siswa sejak usia muda. Diharapkan gerakan pembuatan biopori ini dapat direplikasi oleh para murid di lingkungan rumah masing-masing demi menjaga kelestarian cadangan air bumi.
