Angka Ketidakhadiran Siswa Meningkat Setelah Jam Sahur

Admin_sma2mlang/ Maret 17, 2026/ Berita, Pendidikan

Pelaksanaan ibadah puasa membawa perubahan rutinitas harian yang sangat signifikan bagi para pelajar, terutama terkait dengan jam biologis mereka. Salah satu fenomena yang kini menjadi perhatian para pendidik adalah tren di mana Angka Ketidakhadiran siswa di sekolah cenderung mengalami peningkatan dibandingkan hari-hari biasa. Banyak siswa yang kesulitan untuk bangun pagi dan berangkat tepat waktu setelah terjaga untuk melaksanakan makan sahur dan ibadah subuh berjamaah. Rasa kantuk yang luar biasa dan kelelahan fisik setelah aktivitas malam yang panjang sering kali menjadi alasan utama bagi para orang tua untuk membiarkan anak mereka tidak masuk sekolah demi beristirahat di rumah.

Peningkatan Angka Ketidakhadiran ini jika tidak dikelola dengan kebijakan yang tepat akan sangat merugikan bagi pencapaian target kurikulum di semester genap. Ketidakhadiran siswa di dalam kelas membuat mereka tertinggal dalam menerima materi pelajaran penting dan diskusi kelompok yang tidak bisa diulang secara mandiri. Guru sering kali harus melakukan pengulangan materi bagi siswa yang absen, yang pada akhirnya justru menghambat progres belajar siswa lain yang tetap disiplin masuk sekolah.

Dampak dari Angka Ketidakhadiran yang tinggi juga memengaruhi suasana belajar di kelas yang menjadi kurang dinamis karena banyaknya bangku kosong. Pihak sekolah sebenarnya telah memberikan kompensasi dengan memajukan jam pulang sekolah atau mengurangi durasi satu jam pelajaran, namun hal tersebut nampaknya belum cukup efektif untuk menekan tingkat absensi siswa di pagi hari. Diperlukan komunikasi yang lebih persuasif dari pihak wali kelas kepada orang tua mengenai pentingnya menjaga kedisiplinan meskipun sedang menjalankan ibadah.

Solusi untuk mengatasi tingginya Angka Ketidakhadiran ini juga bisa dilakukan dengan menyusun jadwal pelajaran yang lebih fleksibel di pagi hari, misalnya dengan menaruh mata pelajaran yang bersifat praktik atau seni di jam awal agar siswa lebih antusias untuk hadir. Selain itu, pengawasan absensi secara digital yang langsung terhubung dengan gawai orang tua dapat membantu monitoring kedisiplinan siswa secara real-time. Siswa perlu didorong untuk memiliki manajemen waktu yang baik, yakni dengan membiasakan tidur lebih awal setelah salat tarawih agar tubuh tetap segar saat bangun sahur dan siap beraktivitas di pagi harinya tanpa merasa lemas yang berlebihan.

Share this Post